Pembelajaran Pengayaan
A. Pengertian Pembelajaran Pengayaan
Istilah pengayaan ini sudah menyiratkan “kecukupan”, artinya bahwa siswa yang hendak diberikan pengayaan itu sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai materi yang diajarkan. Program pengayaan ini merupakan suatu program belajar yang disusun dengan menggunakan materi “di atas program standar” untuk para siswa yang dinilai memiliki kemampuan belajar yang lebih tinggi daripada yang dituntut oleh program belajar yang standar ( Mukhtar dan Rusmini, 2008: 6).
Dalam Panduan Remedial dan Pengayaan Sekolah Menengah Atas yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015 menyatakan bahwa Pembelajaran pengayaan adalah pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah melampaui ketuntasan minimal yang ditentukan oleh pendidik sehingga dapat lebih optimal.
Menurut Masbur (2012:356) Pengayaan adalah memperkaya ilmu pengetahuan atau memperluas ilmu pengetahuan siswa dengan memberi tugas tambahan, baik tugas yang dikerjakan di rumah maupun tugas yang dikerjakan di kelas.
B. Tujuan dan Fungsi Pembelajaran Pengayaan
Menurut Masbur (2012 : 352) Fungsi pengayaan yaitu dapat memperkaya proses belajar mengajar. Pengayaan dapat melalui atau terletak dalam segi metode yang dipergunakan dalam pengajaran remedial sehingga hasil yang diperoleh lebih banyak, lebih dalam atau dengan singkat prestasi belajarnya lebih kaya. Adanya daya dukung fasilitas teknis, serta sarana penunjang yang diperlukan. Sasaran pokok fungsi ini ialah agar hasil remedial itu lebih sempurna dengan diadakannya pengayaan.
Menurut (Usman: 1993) dalam Antari (2017:3) Secara umum tujuan program pengayaan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap materi yang sedang atau telah dipelajarinya serta agar siswa dapat belajar secara optimal baik dalam hal pendayagunaan kemampuannya maupun perolehan dari hasil belajar.
C. Prinsip-prinsip Pembelajaran Pengayaan
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam mengonsep pembelajaran pengayaan menurut Khatena (1992):
1. Inovasi
Guru perlu menyesuaikan program yang diterapkannya dengan kekhasan peserta didik, karakteristik kelas serta lingkungan hidup dan budaya peserta didik.
2. Kegiatan yang memperkaya
Dalam menyusun materi dan mendisain pembelajaran pengayaan, kembangkan dengan kegiatan yang menyenangkan, membangkitkan minat, merangsang pertanyaan, dan sumber-sumber yang bervariasi dan memperkaya.
3. Merencanakan metodologi yang luas dan metode yang lebih bervariasi
Misalnya dengan memberikan project, pengembangan minat dan aktivitas-akitivitas menggugah (playful). Menerapkan informasi terbaru, hasil-hasil penelitian atau kemajuan program-program pendidikan terkini.
D. Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan
Pelaksanaan pembelajaran di kelas dilakukan sesuai kurikulum. Kurikulum yang berisi Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) digunakan guru sebagai acuan dalam menyampaikan materi pelajaran. Untuk mengukur hasil ketercapaian tujuan pembelajaran, akan dilakukan penilaian menggunakan sistem Penilaian Acuan Kriteria (PAK). Siswa yang sudah mencapai kriteria ketuntasan perlu mendapat perlakuan yang berbeda dengan yang belum mencapainya. Siswa yang sudah melampaui kriteria ketuntasan dapat diberikan program pembelajaran pengayaan.
Program pembelajaran pengayaan diberikan khusus untuk siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sesuai ketentuan kurikulum sehingga tidak semua siswa memperoleh pengayaan. Program pembelajaran ini berguna untuk memfasilitasi siswa yang kemampuannya melebihi siswa lainnya untuk memaksimalkan pengetahuan dan keterampilannya. Siswa juga diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang mencapai ketuntasan kompetensi terlebih dahulu tentu memiliki sisa waktu. Sisa waktu ini akan bermanfaat jika diisi dengan program pengayaan.
Pelaksanaan program ini harus benar-benar disiapkan guru agar tujuan program pembelajaran pengayaan tercapai. Guru perlu mengidentifikasi kelebihan kemampuan belajar siswa dahulu. Selanjutnya, guru menentukan metode dan bahan pengayaan serta melaksanakannya. Guru dapat melakukan pembelajaran pengayaan dengan berbagai metode. Guru dapat memberikan bahan pengayaan yang merupakan perluasan atau perdalaman dari KD yang dipelajari. Hasil dari pengayaan biasanya cukup dinilai dengan fortofolio saja. Nilai dari pengayaan kemudian dijadikan nilai tambah untuk siswa tersebut.
Artikelnya bagus
BalasHapusmantap sangat bermanfaat
BalasHapusmantap sangat bermanfaat
BalasHapus