KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
A. Keterampilan Bertanya
Menurut Marno (2008:115) keterampilan bertanya adalah suatu pengajaran itu sendiri, sebab pada umumnya guru dalam pengajarannya selalu melibatkan atau menggunakan tanya jawab. Keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang digunakan untuk mendapatkan jawaban atau balikan dari orang lain. Hampir seluruh proses evaluasi, pengukuran, penilaian, dan pengujian dilakukan melalui pertanyaan.
B. Tujuan Keterampilan Bertanya
Menurut Marno (2008: 116) tujuan dari keterampilan bertanya antara lain, yaitu:
- Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu peserta didik terhadap suatu masalah yang dibicarakan.
- Memusatkan perhatian siswa terhadap masalah yang sedang dibahas.
- Mendiagnosis kesulitan-kesulitan khusus yang menghambat peserta didik dalam belajar.
- Mengembangkan cara belajar siswa aktif. Bertanya pada dasarnya ada proses memahami yang pro aktif.
- Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menganalisasikan informasi.
- Mendorong peserta didik mengemukakan pendapat dalam diskusi.
- Menguji dan mengukur hasil belajar.
C. Prinsip keterampilan bertanya
1. Keterampilan memberikan penguatan
Menurut pendapat Barnawi dan Muhammad Arifin (2012: 208) penguatan adalah respon positif dalam pembelajaran yang diberikan guru terhadap perilaku peserta didik yang positif dengan mempertahankan dan meningkatkan perilaku tersebut.
Fungsi perilaku penguatan adalah memberikan ganjaran kepada siswa sehingga siswa berbesar hati dan meningkatkan partisipasinya dalam setiap proses pembelajarannya.
Usman (2005:73) mengemukakan penguatan adalah segala bentuk respon, apakah bersifat verbal maupun non verbal, yang merupakan modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku murid yang bertujuan untuk memberika informasi atau umpan balik bagi sipenerima (peserta didik) atas perbuatannya terhadap tindak dorongan ataupun koreksinya.
2. Keterampilan mengadakan variasi
Menurut Alma (2009: 42) membuat variasi yaitu sesuatu yang sangat penting dalam perilaku keterampilan mengajar. Variasi dalam hal ini adalah mengadakan berbagai metode, gaya belajar, sumber bahan belajar, media pengajaran, dan variasi dalam bentuk interaksi antara guru dengan murid.
1. Keterampilan memberikan penguatan
Menurut pendapat Barnawi dan Muhammad Arifin (2012: 208) penguatan adalah respon positif dalam pembelajaran yang diberikan guru terhadap perilaku peserta didik yang positif dengan mempertahankan dan meningkatkan perilaku tersebut.
Fungsi perilaku penguatan adalah memberikan ganjaran kepada siswa sehingga siswa berbesar hati dan meningkatkan partisipasinya dalam setiap proses pembelajarannya.
Usman (2005:73) mengemukakan penguatan adalah segala bentuk respon, apakah bersifat verbal maupun non verbal, yang merupakan modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku murid yang bertujuan untuk memberika informasi atau umpan balik bagi sipenerima (peserta didik) atas perbuatannya terhadap tindak dorongan ataupun koreksinya.
2. Keterampilan mengadakan variasi
Menurut Alma (2009: 42) membuat variasi yaitu sesuatu yang sangat penting dalam perilaku keterampilan mengajar. Variasi dalam hal ini adalah mengadakan berbagai metode, gaya belajar, sumber bahan belajar, media pengajaran, dan variasi dalam bentuk interaksi antara guru dengan murid.
Adapun manfaat dan tujuan dari keterampilan mengadakan variasi menurut Sukirman (2012: 266) yaitu:
- Terciptanya proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.
- Menghilangkan kejenuhan dan kebosanan akibat dari kegiatan yang bersifat rutinitas.
- Meningkatkan perhatian dan motivasi siswa.
- Mengembangkan sikap keingintahuan siswa terhadap hal-hal yang baru.
- Menyesuaikan model pembelajaran dengan cara belajar siswa yang berbeda-beda.
- Meningkatkan kadar aktivitas belajar siswa.
3. Keterampilan menjelaskan
Keterampilan menjelaskan dalam pengajaran adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisir secara sistematis untuk menunjukkan hubungan antara pesan satu dengan pesan lainnya sehingga tercapailah suatu pemahaman yang diinginkan. Misalnya antara sebab dan akibat, defenisi dengan contoh atau dengan suatu yang belum diketahui.
Tujuan memberikan penjelasan
Tujuan memberikan penjelasan
- Membimbing siswa untuk dapat memahami ilmu pengetahuan secara objektif dan bernalar.
- Melatih siswa untuk senantiasa berkonsentrasi dalam menyimak penjelasan guru sehingga melibatkan mereka untuk berfikir sambil memecahkan masalah-masalah atau pertanyaan.
- Untuk mendapatkan respon dan timbal balik siswa mengenai tingkat pemahamannya serta untuk mengatasi kesalahpahaman mereka.
- Membimbing siswa untuk menghayati dan mendapatkan proses penalaran dengan menggunakan bukti-bukti pemecahan masalah tersebut.
Daftar Pustaka
Alma, Buchari. 2009. Guru Profesional: Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung: Alfabeta
Arifin, M & Barnawi. 2012. Etika dan Profesi Kependidikan. Yogyakarta: Ar ruzz Media.
Marno & Idris. 2008. Strategi Metode Pengajaran: Menciptakan keterampilan Mengajar yang Efektif dan Edukatif. Yogyakarta: Ar ruzz Media.
Sukirman. 2012. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Arifin, M & Barnawi. 2012. Etika dan Profesi Kependidikan. Yogyakarta: Ar ruzz Media.
Marno & Idris. 2008. Strategi Metode Pengajaran: Menciptakan keterampilan Mengajar yang Efektif dan Edukatif. Yogyakarta: Ar ruzz Media.
Sukirman. 2012. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
manakah keterampilan mengajar yang paling bagus di gunakan ?
BalasHapus