Tugas Strategi Pembelajaran di SD
Tentang
"Konsep Belajar"
Hasil gambar untuk logo stkip adzkia padang
Disusun Oleh:
Nurhafifah
1820126
PGSD/44

Dosen Pembimbing:

Yessi Rifmasari, M.Pd.



STKIP ADZKIA

PADANG
 2020/2021
KONSEP BELAJAR
A. Konsep Belajar
     Menurut Hanafy, M.S. (2014:68-69) belajar dalam arti luas merupakan proses yang memungkinkan timbulnya atau berubahnya tingkah laku yang bukan disebabkan oleh kematangan atau sesuatu yang bersifat sementara sebagai hasil terbentuknya respons utama. 
         Belajar menurut para ahli, yaitu:
1. Menurut B.F. Skinner
     Belajar merupakan suatu proses atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progressif. 

2. Robernt M. Gagne
      Bagi Gagne, belajar tidak dapat didefenisikan secara mudah karena belajar itu bersifat kompleks.  dalam pernyataan tersebut, dinyatakan bahwa hasil belajar akan mengakibatkan perubahan pada seseorang yang berupa perubahan kemampuan, sikap, perubahan minat atau nilai pada seseorang.

3. Jean Piaget
      Menurut Piaget, dasar dari belajar ialah aktivitas anak bila ia berinteraksi dengan lingkungan sosial dan lingkungan fisiknya. 

        Dapat disimpulkan bahwa belajar akan terjadi setiap saat dalam diri seseorang, dimanapun, kapanpun proses belajar dapat terjadi. belajar tidak hanya terjadi ketika siswa berinteraksi dengan guru, tidak hanaya ketika seseorang belajar membaca, menulis dan berhitung. namun belajar dapat terjadi kapan saja.

B. Karakteristik Belajar
           Menurut Wina Taputra (2014:8-9) antara lain, yaitu:
 1. Belajar harus memungkinkan terjadinya perubahan perilaku pada individu. Maksudnya yaitu       suatu tujuan pembelajaran bisa dikatakan tercapai jika ada suatu perubahan perilaku peserta didik setelah melakukan suatu proses belajar. 
2. Perubahan harus merupakan buah dari perubahan. yaitu apabila terjadinya suatu perubahan karena adanya proses belajar yang bertujuan untuk menciptakan suatu perubahan.
3. Perubahan itu relatif menetap. maksudnya suatu perubahan yang terjadi didalam diri seseorang akan selalu menetap, jika perubahan tersebut bernilai positif. contohnya siswa yang dinasehati untuk disiplin dan jika ia menerapkan kedisiplinan tersebut , maka sampai kapan pun sikap disiplin tersebut akan selalu menetap dalam dirinya.

C. Tahap Perkembangan Peserta Didik
            Menurut Jean Piaget, tahap perkembangan kognitif anak terbagi dalam empat tahap, yaitu:
1. Tahap Sensorimotor (0-24 bulan) yaitu Pertumbuhan kemampuan anak tampak dari kegiatan motorik dan persepsinya yang sederhana. Ciri pokok perkembangannya berdasarkan tindakan, dan dilakukan langkah demi langkah.
2. Tahap Praoperasional (2-7 tahun), ciri pokok pada perkembangan tahap ini adalah pada pengguna simbol atau bahasa tanda, dan mulai berkembangnya konsep-konsep intuitif.
3. Tahap Operasional (7-11 tahun), pada tahap ini anak sudah dapat mengungkapkan isis hatinya secara simbolik terutama bagi mereka yang memiliki pengalaman yang luas.
4. Tahap Operasion Formal (mulai umur 11 tahun), ciri pokok pada perkembangan ini adaah anak sudah mampu berfikir abstrak dan logis dengan menggunakan pola berpikir "kemungkinan".

D. Karakteristik Pembelajaran di SD
     Karakteristik pembelajaran di SD terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Karakteristik pembelajaran di kelas rendah
    a. kongkrit
        Yaitu proses pembelajaran ini harus dirancang oleh guru sehingga kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar dan sistem penilaian sesuai dengan taraf perkembangan siswa.
    b. integratif
          pada proses ini siswa mampu menggolongkan peran anggota keluarga, menulis dengan jelas dan rapi, membilang dan menyebutkan banyak benda, serta membaca nyaring sederhan kurang lebih 300 kata.
    c. hierakis

2. Karakteristik di kelas tinggi
    Pada karakteristik ini siswa sudah mampu melakukan suatu percobaan, eksperimen, atau pun mampu memecahkan suatu permasalahan.



TERIMA KASIH :)

Komentar

  1. Mengapa anak sering mengalami kesulitan belajar? Mohon bantuan nya kk

    BalasHapus
  2. Menurut saya, ada sebuah asumsi yang salah dalam sebuah proses belajar. Pada umumnya kita berasumsi bahwa bila guru mengajar maka murid pasti belajar. Namun pada kenyataan itu semua tidak seperti yang kita bayangkan. Anak sulit dalam belajar bisa terjadi karena 2 faktor:
    1. Faktor lingkungan
    Diman terkadang lingkungan tempat anak tsb kurang mendukung dalam proses belajarnya yang membuat anak menjadi sulit dalam belajar.
    2. Dari gaya belajar
    Maksudnya disini adalah gaya belajar yang dilakukan siswa tersebut mungkin salah sehingga hasil belajar nya pun buruk. Dan tidak menutuo kemungkinan, gaya belajar guru pun terkadang tidak sesuai dg karakater anak atau strateginya pembelajarannya kurang tepat. Tidak semua karakter anak itu sama, maka dari itu sebagai seorang guru kita harus menyesuaikan strategi atau gaya belajar yang kita terapkan dikelas harus sesuai dg karakter peserta didik.

    Terimakasih.. Semoga terjawab yaa😊

    BalasHapus
  3. Strategi apa yang bisa digunakan oleh seorang pendidik dalam mengajr agar Pserta didik bisa mengikuti proses pembeljaran dgn baik sbagaimana smestinya? karna sperti yg kita ketahui dan rasakan sifat alamiah seorang pserta didik psti mmpunyai rasa bosan. Mohon dijawab kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik lah, peserta didik memang mudah bosan jika pembelajaran yang kita terapkan di kelas kurang sesuai dg karakter mereka, apalagi siswa sd. Namun, untuk membuat suatu proses belajar itu menyenangkan kita bisa melakukan metode karya wisata yaitu suatu mengajar yang dilaksanakan di luar lingkungan sekolah atau tempat karya wisata, misalnya pada materi tentang sejarah, maka bawa siswa tsb ke museum bersejarah. Disana anak akan lebih paham dengan pembelajaran ttg materi sejarah tsb karena disna ada contoh2 yang lebih di pahami siswa. Dan anak tidak akan merasa bosan karena ia belajar sambil berwisata.
      Kemudian, belajar sambil bermain.. Agar siswa tdk bosan dlm belajar, maka buatlah suatu games yg mendidik/sesuai dg materi pembelajaran yg kita ajar kan. Selanjutnya, ketika anak sudah mulai bosan, maka di saat itu kita tampilkan suatu ice breaking yg menarik sehingga anak akan semangat lagi belajar.

      Terimakasih.. Semoga terjawab

      Hapus
    2. Baiklah kak, saya dapat memahami nya. Makasihh

      Hapus
  4. Strategi apakah yang bisa menunjang proses pembelajaran di kelas tinggi????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siswa yang sudah berada pada kelas tinggi, dipastikan sudah lebih bisa berfikir kritis, logis, dan inovatif. Jadi menurut saya, beri siswa kebebasan dalam berpendapat, kebebasan dalam bereksperimen, agar anak lebih nyaman belajar. bakat dan minatnya juga tersalurkan, jangan terlalu paksa mereka untuk mengikuti kehendak kita. Krna siswa dikelas tinggi sudah paham apa yg mesti ia lakukan.

      Semoga terjawab yaa.. Terimakasih

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  5. Artikelnya sangat membantu.
    Terimakasih udah di share. Bahasa dan penulisannya juga sudah bagus👍
    Mungkin bisa di tambahkan dengan rujukan atau dangan daftar pustakannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas sarannya.. Semog kedepan nya lebih baik lagi

      Hapus
  6. Artikelnya sangat bermanfaat.
    Apa pendapat Anda ketika Anda melihat seorang guru mengajar di kelas dengan keras sehingga membuat anak menjadi ketakutan. Kemudia apa yang akan anda lakukan terhadap guru tersebut...??

    BalasHapus
  7. Jelaskan strategi apa yang harus dimiliki seorang guru dalam mengajar di kelas rendah, agar tercapainya tujuan pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya, supaya tujuan pembelajaran tercapai, maka strategi yg diberikan juga harus disesuaikan dengan karakter siswanya. Kemuadian harus ada faktor-faktor yang mendukung proses belajar, seperti lingkungan yang menyenangkan, gunakan media pembelajaran yang menarik, suasana hati siswa nya juga sangat penting dalam proses belajar. Saat proses pembelajaran berlangsung, jangan hanya kita yang aktif didalam kelas tersebut namun usaha agar siswa juga berperan aktif. Selanjutnya, kita juga bisa melakukan games yang mendidik yang sesuai dengan materi pembelajaran agar siswa siswi tersebut tidak bosan dan suasana kelas pun menyenangkan.

      Terima kasih.. Semoga terjawab

      Hapus
  8. Artikelnya bagus dan brmnfaat sekali. Terima kasih sudah di share

    BalasHapus
  9. Materinya bagus.
    Bahkan lebih bagus jika daftar rujukannya di ikut sertakan yaa🙏

    BalasHapus
  10. Artikelnya bagus. Tetapi masalah EYD coba ditinjqu ulang kembali.

    BalasHapus
  11. Artukelnya bagus tapi di sini saya ingin sedikit bertanya apa penghambat proses pembelajaran lamabat tersampaikan kepada siswa atau pesarta didik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa faktor
      1. Lingkungan, lingkungan yg kurang mendukung akan membuat siswa sulit dalam proses belajar nya.
      2. Gaya belajar, baik dari guru atau pun siswanya jika gaya belajar nya kurang baik maka pembelajaran tersebut akan kurang dipahami.
      3. Suasana hati, terkadang jika siswa yang kurang baik suasana hatinya maka mau bagaimana pun ia akan sulit menerima sesuatu yang di sampaikan gurunya.

      Hapus
  12. Artikel dan materi nya sangat bagus
    Mungkin bisa d tmbhkan dfrr isi atau kata pengantar sblm memulai artikel nya

    BalasHapus
  13. Sngat membantu sekali,, talisannya rapi😇

    BalasHapus
  14. Artikelnya sangat membantu,tapii saya ingin bertanya,,knapa kita sebagai guru perlu merancang strategi pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik, pertanyaan yang bagus. Menurut saya strategi itu adalah cara atau rancangan yang kita buat untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Jadi, strategi pembelajaran itu sangat penting dalam proses belajar. Karena dengan adanya strategi, suatu pembelajaran itu akan lebih menarik, tidak membosankan.. Bayangkan saja, jika kita hanya mengajar biasa-biasa aja tanpa adanya suatu rancangan atau strategi, kemungkinan besar materi yang kita sampaikan tidak dipahami oleh siswa dan pembelajaran tidak menarik. Itulah sebabnya sebagai guru kita perlu merancang sebuah strategi agar suatu tujuan pembelajaran bisa tercapai.

      Hapus
  15. Artikelya bagus, tpi bahasanya di sederhanakan lagi agar pembaca mudah memahaminya

    BalasHapus
  16. Assalamu'alaikum
    Materinya sangat bagus,namun jika diperinci lagi pembaca dpt lebih memahaminya. Dan saya jg ingin bertany menurut Saudari bagaimana dlm proses belajar jika tingkah laku anak sangat progresif dlm proses belajar strategi apa yg digunakan oleh guru kepada siswanya ?

    BalasHapus
  17. Artikelnya bagus dan sangat bermanfaat, terima kasih udah di share kak

    BalasHapus
  18. Artikel lumayan bagus, cuma daftar rujukannya tidak di lampirkan, jadi yg mau kipas ga bisa🤣

    BalasHapus
  19. Assalammualaikum artikelnya bgus trima kasih

    BalasHapus
  20. artikelnya sangat bagus dan menarik,,, apa mamfaat kita mempelajari strategi pembelajaran?

    BalasHapus

Posting Komentar